Kamis, 19 Mei 2016

KOLERA (Muntaber)

https://doktertama.blogspot.co.id/2016/05/kolera-muntaber.html

Kolera adalah penyakit infeksi usus yang di sebabkan oleh vibrio cholera .sehingga pada penderita dengan penyakit ini dapat mengalami diare profus berlendir dan disertai muntah, yang jika di biarkan akan berlanjut ke dalam kondisi dehidrasi berat dan syok.
Kolera dapat di tularkan melalui oral maupun fecal (makanan atau air yang tercemari ). Penyakit ini paling umum terdapat di tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk,lingkungan padat penduduk, perang, dan kelaparan. lokasi umum termasuk bagian dari Afrika, Asia Selatan, dan Amerika Latin. Disarankan untuk menghindari resiko yang telah disebutkan .
GEJALA KLINIS

Pasien yang terpapar penyakit ini setelah masa inkubasi 24-48 jam , akan mulai timbul gejala seperti diare cair tanpa rasa nyeri perut dan diikuti dengan muntah yang berulang. Kemudian pasien akan mengalami kram perut karena usus mengalami distensi , dikarenakan terjadi sekresi usus yang besar yang akan berlanjut dengan rasa lemas juga dehidrasi.
Tanda tanda dehidrasi (kehilangan cairan) % dari berat badan :
-     3-5% : badan terasa lemas dan sangat haus
-     5-8% : Hipotensi, nadi meningkat, kelelahan, bibir kering,
-     10%  : Oliguria, mata cekung, lemah, nadi tidak teraba, kulit kering, mengantuk, kesadaran menurun.
DIAGNOSIS
Untuk mendiagnosis penyakit kolera selain dari gejala klinis perlu di lakukan pemeriksaan mikroskopis dari tinja pasien, dan pewarnaan gram. Perlunya  dilakukan pemeriksaan laboratorium darah , antara lain hematokrit , hemoglobin, plasma, dan protein serum(biasanya meningkat pada paasien dehidrasi).
PENGOBATAN
Pasien kolera yang mengalami dehidrasi perlu di tangani terlebih dahulu , dengan melakukan rehidrasi hingga mencapai fase hidrasi normal, tidak boleh lebih dari 4 jam dengan cara pemberian cairan RL infus intravena 50-100mL/kg/jam .jika pasien dapat minum bisa di tambahkan cairan oralit untuk mencukupi kekurangan kelium, bikarbonat, dan glukosa.
          Setelah pasien tercukupi cairannya kita hanya memberi obat simptomatis dan antibiotik sesuai hasil laboratorium yang di dapat pada pemeriksaan sebelumnya .Antibiotik biasanya di berikan 3-5 hari terapi dosis tunggal seperti tetrasiklin, doxycyclin, dan ciprofloxacin.
PENCEGAHAN
·      cuci tanganmu sebelum makan
·      minum hanya air kemasan atau direbus
·      menghindari makanan mentah dan kerang
·      menghindari makanan susu yang belum di olah
·      makan buah-buahan yang sudah di bersihkan
·      lakukan vaksinasi segera + booster


Related Posts:

  • ANAFILAKSIS (REAKSI ALERGI)  Anafilaksis adalah jenis reaksi alergi, di mana sistem kekebalan tubuh merespon zat-zat berbahaya lain dari lingkungan. Tidak seperti reaksi alergi lain anafilaksis dapat membahayakan nyawa dan sifatnya cepat, … Read More
  • ISK ( INFEKSI SALURAN KEMIH )           Infeksi saluran kemih (lSK) adalah istilah umum untuk menggambarkan adanya kolonisasi mikroba dalam urine dan pada struktur traktus urinarius mulai ”dari ginjal sampai u… Read More
  • HEMATURIA (KENCING DARAH)          Hematuria adalah kondisi dimana sel darah terdapat di urin yang di sebabkan kebocoran filtrasi di ginjal tepatnya di glomelurus sehingga darah masuk ke saluran kemih dan terbuang bersa… Read More
  • SEPSIS (KERACUNAN DARAH)       Sepsis adalah suatu kondisi disebabkan oleh respon imun yang luar biasa terhadap infeksi. Bahan kimia yang dilepaskan ke dalam darah untuk melawan peradangan luas infeksi p… Read More
  • PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) : Definisi, Gejala, Pengobatan              PPOK merupakan salah satu gangguan pernapasan yang akan semakin sering dijumpai di masa mendatang di Indonesia, mengingat bertambahnya jumlah perokok dan bertambahnya polu… Read More

0 komentar:

Posting Komentar

HEMOROID

Hemoroid adalah suatu penyakit pelebaran atau dilatasi pembuluh darah (plexus hemoroidalis) pada dubur yang mengakibatkan iritasi dan me...