Jumat, 29 April 2016

ANAFILAKSIS (REAKSI ALERGI)




 Anafilaksis adalah jenis reaksi alergi, di mana sistem kekebalan tubuh merespon zat-zat berbahaya lain dari lingkungan. Tidak seperti reaksi alergi lain anafilaksis dapat membahayakan nyawa dan sifatnya cepat,  di mulai dalam beberapa menit atau bahkan detik setelah terpapar alergen, Anafilaksis adalah reaksi alergi umum, yang sering melibatkan lebih dari satu sistem tubuh (misalnya kulit, pernapasan, pencernaan dan kardiovaskular).

Penyebab Syok Anafilaktik

§  Makanan, seperti hidangan laut, telur, susu, atau buah-buahan.
§  Sengatan serangga, seperti lebah atau tawon.
§  Kacang-kacangan,
§  Antibiotik,
§  Lain-lain, seperti karet lateks.




Gejala Reaksi Anafilaksis
§  Urtikaria (hives)
§  Pembengkakan dan iritasi pada lidah atau mulut
§  Kesulitan bernapas Kram,
§   muntah, atau diare
§  Kecemasan atau kebingungan
§  Detak jantung sangat cepat (palpitasi) Kehilangan kesadaran.

Pengobatan Syok Anafilaktik

Pada kasus syok anafilaktik , hal pertama yang kita cari adalah penyebabnya . Salah satu pengobatan yang diberikan pada pasien syok anafilaktik adalah suntikan adrenalin. Suntikan adrenalin harus segera diberikan jika reaksi alergi disertai gejala seperti kesulitan bernapas dan kehilangan kesadaran.
Berikan dosis suntikan adrenalin kedua jika kondisi pasien tidak tampak membaik setelah 5-10 menit pertama. Suntikan adrenalin dapat membantu mengurangi pembengkakan, melancarkan saluran udara sehingga memudahkan pernapasan, serta meningkatkan tekanan darah pasien. Pada pasien dengan henti nafas dan henti jantung, petugas kesehatan akan melakukan resusitasi jantung paru (CPR).
Gunakan juga obat obatan anti inflamasi dan anti histamin untuk mengurangi gejala yang di timbulkan pasien . atur tidur pasien sesuai posisi syok yaitu kaki lebih tinggi dari kepala untuk memperlancar peredaran darah ke otak.Pasien juga dapat diberikan suntikan adrenalin sebagai tindakan pengamanan darurat selama menjadi pasien rawat jalan pasca perawatan.




Related Posts:

  • ARTRITIS RHEUMATOID (Radang Sendi) Artritis rematoid adalah penyakit inflamsi autoimun sistemik, kronik dan eksaserbasif pada persendian dengan target jaringan sinovial, biasanya di dapatkan nyeri yang sangat hebat hingga cacat permanen pada sendi.… Read More
  • DEMAM TIFOID Demam  tifoid merupakan  penyakit  infeksi  akut  yang  disebabkan  oleh  bakteri Salmonella  Typhi. Bakteri  Salmonella  Typhi  berbentuk  batang, … Read More
  • HIV dan AIDS HIV(human immunodeficiency virus)  adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia kususnya CD4(sel T) yang apabila di biarkan, pasien akan mudah terkena penyakit infeksi dan sulit di sembuhkan kare… Read More
  • KOLERA (Muntaber) Kolera adalah penyakit infeksi usus yang di sebabkan oleh vibrio cholera .sehingga pada penderita dengan penyakit ini dapat mengalami diare profus berlendir dan disertai muntah, yang jika di biarkan akan berlanjut ke dal… Read More
  • WASPADA GIGITAN ANJING (RABIES) Rabies adalah penyakit yang di sebabkan oleh virus Lyssa dan menular dengan cara zoonosis (hewan ke manusia) yang hampir selalu berakibat fatal setelah timbulnya gejala klinis. Dalam hingga 99% dari kasus manusia… Read More

0 komentar:

Posting Komentar

HEMOROID

Hemoroid adalah suatu penyakit pelebaran atau dilatasi pembuluh darah (plexus hemoroidalis) pada dubur yang mengakibatkan iritasi dan me...