• HIPERTENSI

    Hipertensi adalah kondisi dimana ada peningkatan tekanan darah non fisiologis ,dengan syarat tekanan darah systole >140 mmHg dan atau tekanan darah diastole > 90 mmHg.

  • WASPADA GIGITAN ANJING (RABIES)

    Rabies adalah penyakit yang di sebabkan oleh virus Lyssa dan menular dengan cara zoonosis (hewan ke manusia) yang hampir selalu berakibat fatal setelah timbulnya gejala klinis.

  • ANAFILAKSIS (REAKSI ALERGI)

    Anafilaksis adalah jenis reaksi alergi, di mana sistem kekebalan tubuh merespon zat-zat berbahaya lain dari lingkungan. Tidak seperti reaksi alergi lain anafilaksis dapat membahayakan nyawa dan sifatnya cepat.

Jumat, 15 Juli 2016

PARKINSON

https://doktertama.blogspot.co.id/2016/07/parkinson.html

Penyakit Parkinson adalah  suatu kelainan degeneratif sistem saraf pusat sehingga terjadi penurunan produksi dopamin yang fungsinya mengirimkan pesan dari otak ke tubuh . Sering merusak motorik penderita seperti susah bergerak, sulit bicara, dan  fungsi lainnya.
Sekitar 1 dari 500 orang menderita Parkinson  Lebih sering terjadi pada kelompok usia yang lebih tua, dan diyakini 1% dari orang di atas usia 60 memiliki Parkinson. Usia rata-rata di diagnosis adalah 59. Meskipun ada sedikit peningkatan risiko parkinson pada orang yang memiliki anggota keluarga dengan Parkinson, tetapi risikonya sangat rendah.
https://doktertama.blogspot.co.id/2016/07/parkinson.html

GEJALA PARKINSON
Secara garis besar gejala parkinson di bagi menjadi dua macam yaitu gejala umum dan khusus .
Gejala umum biasanya disingkat TRAP   
1.  Tremor (bergetar terutama saat diam)
2.  Rigiditas (kekakuan)
3.  Akinesia/ bradikinesia (gerakan yang lambat)
4.  Postural disability (mudah jatuh saat berdiri)

https://doktertama.blogspot.co.id/2016/07/parkinson.html

Gejala khusus
1.  berkurangnya indera penciuman
2.  kelelahan
3.  sulit buang air besar dan berkemih
4.  nyeri pada leher
5.  gangguan mood atau perubahan suasana hati
6.  gangguan tidur
7.  berkurangnya daya ingat
8.  berkeringat secara berlebih
9.  berkurangnya indera penciuman
10.kelelahan
11. sulit buang air besar dan berkemih
12.nyeri pada leher
13. gangguan mood atau perubahan suasana hati
14. gangguan tidur
15. berkurangnya daya ingat
16. bungkuk
17. berkeringat secara berlebih

DIAGNOSA PARKINSON
Penyakit Parkinson biasanya didiagnosa secara klinis ketika ahli saraf yang berpengalaman mengamati gejala-gejala fisik dan neurologis yang khas. Tidak ada tes untuk mengkonfirmasi secara definitif penyakit ini, tetapi pengujian, seperti CT scan, MRI, atau spinal tap, dapat berguna untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lainnya.
Kriteria dari diagnosis penyakit Parkinson yang di tegakkan secara umum adalah dengan menemukan sekitar 2 dari 3 tanda cardinal pada gangguan sistem motorik seperti tremor, rigiditas, dan bradikinesia atau 3 dari 4 tanda motorik yakni seperti ketiga tanda di atas yang di tambah dengan terjadinya ketidakstabilan .
Jika diagnosis diragukan, dokter mungkin memulai uji coba obat Parkinson untuk melihat apakah itu dapat memperbaiki gejala. Jika demikian, penyakit Parkinson dapat didiagnosis.
PENGOBATAN PARKINSON
Pada dasarnya penyakit Parkinson ini sulit sekali di obati dan perlu waktu yang lama untuk pemulihannya, akan tetapi terapi medis dan gizi dapat mengurangi gejala dan dapat memperlambat perjalanan penyakit.
Obat-obatan medis yang paling umum digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson adalah obat-obat yang biasanya untuk meningkatkan produksi dopamin di otak, paling sering adalah golongan dopaminergik seperti levodopa (Sinemet) dan golongan antikolinergik seperti Triheksifenidil. Obat lain juga mungkin berguna, termasuk bromocriptine, pergolide, entacapone, tolcapone, dan selegeline.
Obat-obatan juga tersedia untuk mengobati beberapa gejala tertentu dari penyakit Parkinson. Misalnya, benztropine dapat efektif untuk mengobati tremor/gemetar. Clozapine atau quetiapine dapat menurunkan halusinasi.
Terapi rehabilitasi medis seperti memperbaiki cara berdiri ,berjalan , dan wicara biasanya sangat membantu bagi pasien untuk meningkatkan aktivitas sehari-hari, mencapai atau mempertahankan independensi, dan berinteraksi lebih baik dengan lingkungan mereka. Di luar sesi terapi, pasien harus mencoba untuk mempertahankan gaya hidup aktif sebanyak mungkin.
https://doktertama.blogspot.co.id/2016/07/parkinson.html
 https://doktertama.blogspot.co.id/2016/07/parkinson.htmlhttps://doktertama.blogspot.co.id/2016/07/parkinson.html

Telah ada beberapa liputan di media tentang terapi bedah untuk penyakit Parkinson. Sementara ini mungkin membantu dalam mengobati penyakit ini dalam tahap lanjut atau pada pasien dengan gejala yang spesifik (seperti tremor parah atau kekakuan), perlakuan itu tidak dianggap berguna bagi sebagian besar pasien.




Rabu, 13 Juli 2016

VERTIGO



Vertigo adalah penyakit gangguan keseimbangan yang di sertai sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh seperti berputar tanpa sensasi putaran yang sebenarnya . (ilmu penyakit saraf  FKUNHAS)
Vertigo paling sering di temukan adalah Benign Paroxymal Position Vertogo (BPPV). Menurut penelitian pasien yang datang dengan keluhan pusing berputar sebanyak 20% dan merupakan BPPV, biasanya penyakit ini di sertai dengan penyakit penyerta lainnya seperti penyakit meniere.
PATOFISIOLOGI
Rasa pusing atau vertigo disebabkan oleh gangguan alat keseimbangan tubuh yang mengakibatkan  ketidakcocokan  antara  posisi  tubuh  yang  sebenarnya  dengan  apa yang dipersepsi oleh susunan saraf pusat.

Ada beberapa teori yang menjelaskan vertgo :
1.  Teori rangsang berlebihan (overstimulation)
2.  Teori konflik sensorik
3.  Teori neural mismatch
4.  Teori otonomik
5.  Teori neurohumoral
6.  Teori sinap

GEJALA KLINIS VERTIGO
Gejala vertigo biasanya beragam antara lain :
1.  sensasi berputar atau gerak,
2.  mual atau muntah, 
3.  berkeringat ,
4.  gerakan mata abnormal (nistagmus).
6.  sensasi dering di telinga (Tinnitus)
7.  gangguan penglihatan,
8.  kelemahan,
9.   kesulitan berbicara,
10.   penurunan kesadaran,
11.   dan kesulitan berjalan .
PENYEBAB VERTIGO
vertigo dapat terjadi karena gangguan telinga di bagian dalam. Telinga bagian dalam dapat terjadi peradangan , atau terdapat benda asing dalam telinga seperti serangga, kapas, batu di bagian dalam yang dapat menyebabkan iritasi pada sel-sel rambut kecil di dalam kanalis semisirkularis, yang mengarah ke vertigo. Hal ini dikenal sebagai benign paroxysmal positional vertigo (BPPV).
Cedera kepala dapat meningkatkan risiko terjadinya vertigo, termasuk beberapa obat anti kejang,obat anti hipertensi, obat antidepresan , dan bahkan aspirin . adapun penyakit yang meningkatkan resiko vertigo misalnya stroke, jantung, diabetes. Bagi sebagian orang, minum alkohol dapat menyebabkan vertigo.
Studi dari kejadian vertigo menemukan bahwa antara 2% hingga 3% dari populasi berisiko mengembangkan BPPV , terutama wanita usia tua.
PENGOBATAN VERTIGO
Vertigo bukan suatu penyakit  tersendiri, melainkan gejala dari penyakit yang letak  lesi  dan  penyebabnya  berbeda-beda.  Oleh  karena  itu,  pada  setiap penderita  vertigo harus dilakukan anamnesis dan pemeriksaan yang  cermat dan terarah untuk menentukan bentuk vertigo, letak lesi dan penyebabnya.
Tujuan pengobatan vertigo, selain kausal (jika ditemukan penyebabnya), ialah untuk memperbaiki ketidakseimbangan vestibular melalui modulasi  transmisi saraf, umumnya digunakan obat yang bersifat antikolinergik. Obat-obatan  yang  digunakan  pada  terapi  simptomatik  vertigo  (sedative vestibuler).




                   Salah satu bentuk latihan pemulihan vertigo

Kamis, 16 Juni 2016

STROKE

https://doktertama.blogspot.co.id/2016/06/stroke.html

Stroke adalah penyakit gangguan pembuluh darah otak yang kejadiannya akut atau cepat, ditandai dengan kematian jaringan otak (Infark Cerebri) yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak yang disebabkan oleh adanya sumbatan, penyempitan (iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (perdarahan)
https://doktertama.blogspot.co.id/2016/06/stroke.html

Ada tiga jenis utama stroke:
§ stroke iskemik à akibat dari sumbatan pada pembuluh darah di dalam otak oleh gumpalan darah
§ stroke hemoragik à pecahnya pembuluh darah di otak sehingga  berkurangnya pasokan darah
§ Transien iskemik attack (TIA) à mirip seperti iskemik stroke tetapi pasien dapat pulih < 24 jam.

GEJALA KLINIS
1.   Hemiparese (kelumpuhan salah satu sisi tubuh)
2.   Sakit kepala
3.   Afasia (Kesulitan bicara)
4.   Pelo (wajah asimetris)
5.   Buta mendadak
6.   Vertigo
7.   Inkontinensia (tidak bisa menahan kencing / BAB )
8.   Penurunan kesadaran

DIAGNOSA STROKE
Penyakit stroke terjadi sangat cepat dan butuh penanganan segera , karena kebanyakan kondisi pasien yang di bawa ke rumah sakit sudah dengan kondisi yang kurang baik. Salah satu tehnik yang di gunakan untuk mendiagnosa stroke dengan ASGM (Alogaritma Stroke Gajah Mada) yang di nilai dengan 3 kriteria
1.   Penurunan kesadaran
2.   Nyeri kepala
3.   Reflex babinski positif
Semakin cepat seseorang yang diduga terkena stroke dan menerima perhatian medis, semakin baik prognosis mereka dan semakin kecil kemungkinan mereka akan mengalami kerusakan permanen atau kematian.
Dalam rangka untuk penderita stroke untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang mungkin terbaik, mereka perlu dirawat di rumah sakit dalam waktu 3 jam dari gejala pertama mereka muncul.

Untuk memastikan pasien tersebut terkena stroke dan tingkat keparahannya maka perlu di lakukan pemeriksaan penunjang berupa :

§ Tes darah: dokter mungkin melakukan tes darah untuk mengetahui seberapa cepat bekuan darah pasien, kadar zat tertentu (termasuk faktor pembekuan) dalam darah, dan apakah atau tidak pasien memiliki infeksi
§ CT scan: serangkaian sinar-X yang dapat menunjukkan perdarahan, stroke, tumor, dan kondisi lain dalam otak
§ MRI scan: gelombang radio dan magnet membuat gambar dari otak untuk mendeteksi jaringan otak yang rusak
§ Ekokardiogram: gambar rinci hati diciptakan untuk memeriksa setiap sumber penggumpalan yang bisa melakukan perjalanan ke otak menyebabkan stroke.

FAKTOR RESIKO
1.   Usia (faktor degeneratif)
2.   Wanita lebiih beresiko
3.   Keturunan
4.   Hipertensi
5.   Diabetes
6.   Jantung koroner
7.   Infeksi
8.   Alcohol
9.   Kontrasepsi oral
1.  Stress
. .     Obat obatan (amphetamin)
.    Merokok
https://doktertama.blogspot.co.id/2016/06/stroke.html

TERAPI STROKE
Permasalahan utama yang timbul akibat stroke adalah kematian jaringan otak akibat terhentinya suplai darah yang membawa oksigen dan nutrisi. Hingga saat ini stroke masih merupakan salah satu dari tiga penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. Namun yang lebih menyedihkan lagi, hingga saat ini stroke juga masih merupakan penyebab kecacatan (disability) utama pada penderita usia dewasa bahkan pada usia produktif.

Hasil dari banyak penelitian membuktikan bahwa terapi trombolitik melalui infus (intravena) memberikan hasil yang cukup memuaskan, yaitu lebih dari 30% pasien mengalami perbaikan kondisi yang cukup signifikan. Sayangnya, terapi ini memiliki cukup banyak keterbatasan, terutama dari sisi waktu (time window). Perlu diingat bahwa waktu terbaik pemberian trombolitik terapi secara intravena/perinfus adalah kurang dari 3 jam, terhitung sejak awal onset/ kejadian stroke.

PENCEGAHAN
Apabila anda memiliki faktor resiko terkena stroke , alangkah baiknya mulai menghindari dari sekarang, seperti :
-     Berhenti merokok
-     Olahraga teratur
-     Kontrol gula darah dan tensi secara berkala
-     Mulai makan makanan sehat dan pola hidup sehat
-     Hindari bekerja yang menimbulkan stress
-     Hindari konsumsi alkohol
-     Batasi konsumsi garam berlebih
-     Kontrol berat badan
Stroke merupakan penyebab kematian no 5 di Amerika dan merupakan salah satu kegawatdarurtan medis yang apabila terlambat dalam menanganinya akan berakibat kematian  
Karena itu sangat dianjurkan bagi setiap keluarga untuk lebih waspada terhadap gejala awal stroke, yaitu FAST (Face, Arm, Speech and Time), yaitu:
https://doktertama.blogspot.co.id/2016/06/stroke.html
·      Face: wajah mencong ke satu sisi (mulut merot/ mencong)
·      Arm: adanya kelemahan atau kesemutan/ rasa tebal pada satu sisi tubuh
·      Speech: bicara jadi pelo/ rero atau tidak bisa mengeluarkan suara
·      Time: waktu sangat berharga, jadi segeralah membawa penderita ke rumah sakit yang memiliki kemampuan menangani stroke secara menyeluruh atau rumah sakit yang merupakan pusat rujukan stroke



HEMOROID

Hemoroid adalah suatu penyakit pelebaran atau dilatasi pembuluh darah (plexus hemoroidalis) pada dubur yang mengakibatkan iritasi dan me...